Skip links

Dari Banyumas Menembus Nusantara, Bu Dasilah Kembangkan Wedhang Rempah Banteng dengan Semangat UMKM Lokal

SUMU.OR.ID, BANYUMAS – Ketekunan dan konsistensi menjadi kunci perjalanan Bu Dasilah dalam membangun usaha minuman tradisional Wedhang Rempah Banteng. Berangkat dari Banyumas, Jawa Tengah, usaha berbasis rempah Nusantara tersebut kini telah menjangkau berbagai daerah di Indonesia.

Usaha yang dirintis dari skala kecil itu lahir dari keinginan menghadirkan minuman rempah yang praktis, sehat, dan mudah dinikmati masyarakat. Dengan memanfaatkan kekayaan rempah lokal, Bu Dasilah perlahan memperkenalkan produknya kepada pasar yang lebih luas sambil terus menjaga kualitas rasa dan bahan baku.

“Awalnya kami hanya memasarkan di sekitar Banyumas. Namun seiring waktu, alhamdulillah permintaan terus berkembang hingga sekarang produk sudah dikirim ke berbagai daerah di luar Jawa,” ujarnya pada Jumat (5/6/26).

Bu Dasilah menjelaskan, sejak 2017 pemasaran Wedhang Rempah Banteng mulai meluas ke sejumlah wilayah seperti Kalimantan, Lampung, Sumatera, hingga berbagai kota lainnya di Indonesia. Menurutnya, proses tersebut tidak berlangsung instan, melainkan melalui perjalanan panjang membangun kepercayaan konsumen.

“Sejak tahun 2017, pemasaran produk sudah mencakup Banyumas Raya, luar Jawa seperti Kalimantan, Lampung, Sumatera, dan daerah lainnya. Kami terus belajar menjaga kualitas agar pelanggan tetap percaya,” tuturnya.

Di tengah maraknya minuman modern, Bu Dasilah memilih mempertahankan identitas Wedhang Rempah Banteng sebagai minuman tradisional berbahan rempah alami. Baginya, rempah-rempah Indonesia bukan sekadar bahan baku usaha, tetapi juga bagian dari warisan budaya yang memiliki manfaat kesehatan dan perlu terus diperkenalkan kepada generasi muda.

Saat ini, Wedhang Rempah Banteng hadir dalam beragam varian yang semakin praktis untuk dikonsumsi sehari-hari. Inovasi produk terus dilakukan agar minuman tradisional tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat modern tanpa meninggalkan cita rasa khas rempah Nusantara.

Bagi Bu Dasilah, keberhasilan usahanya bukan semata diukur dari luasnya pasar yang dicapai, melainkan dari loyalitas pelanggan yang terus tumbuh dari tahun ke tahun.

Kisah perjalanan Wedhang Rempah Banteng menjadi contoh bagaimana UMKM lokal mampu berkembang melalui konsistensi, inovasi, dan keberanian memperluas pasar. Dari Banyumas, Bu Dasilah membuktikan bahwa produk tradisional Indonesia memiliki peluang besar untuk diterima masyarakat di berbagai penjuru Nusantara.

Bagi masyarakat yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai produk Wedhang Rempah Banteng dapat menghubungi nomor 0857-0122-3313 atau melalui akun Instagram @wedhangrempahbanteng.

This website uses cookies to improve your web experience.
Home
Program
Events
Insight
Layanan