Skip links

Dampak Demo Terhadap UMKM: Antara Harapan dan Kekhawatiran

Dampak Demo terhadap UMKM

Demo sering dipandang sebagai ruang ekspresi politik atau sosial. Namun bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), demo lebih dari sekadar aksi massa. Ia punya efek nyata terhadap roda usaha: pesanan berkurang, pengiriman tertunda, hingga rasa aman yang terganggu.

Padahal, UMKM berkontribusi lebih dari 61% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Dengan angka sebesar ini, seharusnya suara UMKM menjadi pertimbangan utama ketika berbicara tentang dampak kebijakan maupun dinamika sosial.

Hasil Survei: Bagaimana UMKM Menilai Dampak Demo?

Berdasarkan survei yang dipublikasikan oleh ukmindonesia.id pada 31 Agustus 2025, hasilnya menunjukkan:

  • 7% pelaku UMKM menilai demo bisa mempermudah usaha.
  • 18% justru merasa demo makin menyulitkan.
  • 65% melihat ada dampak positif dan negatif sekaligus.
  • Sisanya menilai tidak ada pengaruh atau hanya pasrah.

Artinya, mayoritas UMKM masih terjebak dalam ketidakpastian. Mereka merasakan campuran harapan akan perubahan positif, sekaligus kekhawatiran terhadap gangguan operasional sehari-hari.

Suara UMKM: Cerita Nyata dari Lapangan

Beberapa pelaku UMKM membagikan pengalaman langsung terkait dampak demo:

  • Kegiatan usaha terganggu: pameran dibatalkan, acara klien batal, hingga distribusi terhenti karena takut risiko di jalan.
  • Pasar lesu: sebagian mengaku pesanan menurun tajam, apalagi jika konsumen enggan keluar rumah.
  • Tenaga kerja terdampak: banyak pegawai memilih work from home atau tidak bekerja karena kondisi tidak aman.
  • Efek psikologis: muncul rasa takut, lelah, hingga hilangnya semangat berusaha jika kondisi tidak cepat dipulihkan.

Meski begitu, ada juga yang menilai bahwa demo bisa membawa dampak positif jika benar-benar mendorong kebijakan pro-UMKM. Namun, jika hanya menciptakan instabilitas tanpa solusi nyata, UMKM justru menjadi korban terbesar.

Gabung jadi Member SUMU buat update terus info seputar peluang usaha!

Antara Harapan dan Kekhawatiran

Bagi UMKM, demo adalah pedang bermata dua. Di satu sisi, bisa menjadi tekanan agar kebijakan lebih berpihak. Di sisi lain, instabilitas yang ditimbulkan bisa langsung menghantam usaha kecil yang rentan.

Ketidakpastian ini membuat banyak pelaku UMKM menaruh harapan pada langkah cepat pemerintah untuk:

  • Menyediakan dukungan nyata saat aktivitas ekonomi terganggu.
  • Menghadirkan kebijakan pro-UMKM yang konsisten.
  • Memberikan jaminan keamanan agar roda usaha tetap berjalan.

Dengan kontribusi besar terhadap perekonomian nasional, UMKM seharusnya tidak lagi menjadi korban dari setiap gejolak sosial dan kebijakan negara. Saat demo terjadi, mereka yang paling rentan kehilangan pendapatan adalah para pelaku UMKM.

Sekarang saatnya suara UMKM benar-benar didengar. Bukan hanya sebagai angka dalam statistik, tapi sebagai denyut nadi ekonomi rakyat.

Refrensi: umkmindonesia.id

This website uses cookies to improve your web experience.
Home
Program
Events
Insight
Layanan