Ma’lumat untuk Pengusaha, Akademisi, Aktivis dan Seluruh Umat Islam yang Peduli

Bagaimana “Baitul Maqdis” Jadi Kunci Mewujudkan Kembali Umat Islam sebagai pemimpin Peradaban Dunia

Sebuah Roadmap

Untuk Menulis Sejarah Masa Depan

Dalam riwayatnya, kejayaan umat Islam selalu berbanding lurus dengan penguasaan Baitul Maqdis. 

Saat Baitul Maqdis ada di tangan umat Islam, maka umat Islam akan jaya. Dan sebaliknya.

Karena itu, kunci kemakmuran dan kejayaan umat hanya satu: Merebut Kembali Baitul Maqdis.

Dan persiapan terbaiknya justru harus di wilayah yang jauh dari pusat konflik. Dan Indonesia, menurut riset Dr. Prof. Abd el-Fattah el-Awaisi memasuki kriterianya.

Ini yang Akan Terjadi

Saat Baitul Maqdis Kita Bebaskan

  • Umat Islam kembali memimpin peradaban dunia.
  • Kekuatan ekonomi dunia kembali ke tangan pengusaha dan umat Islam
  • Umat Islam kembali menjadi kiblat pengetahuan, budaya, dan teknologi.

Sebelum Lanjut Baca Sampai Selesai

Mari Kita Lihat 3 Realita Umat Saat Ini

Realita 1

Ramadhan (Bukan) Bulan Kemenangan

Di Myanmar, India, Suriah, bahkan Indonesia masih banyak umat Islam yang tak merasakan bahagianya Ramadhan.

Saat kita bisa berpikir,”Nanti buka-sahur pakai apa ya?”

  • Saudara Muslim kita ada yang mengais kentang basi dari balik reruntuhan bangunan.
  • Ada yang sahur dengan pakan ternak dan batalkan puasa dengan minum air kotor.
  • Ada juga Kakek yang membujuk istrinya agar mau berbuka dengan cara “selfie” dengan masakan orang lain supaya dikira masih punya uang.

Di Baitul Maqdis, saudara kita berada dalam 2 ancaman besar:

  • Yang berada di area konflik tewas karena serangan (genosida)
  • Yang di luar area konflik meninggal karena kelaparan

"Tiap 10 menit 1 anak t3rbun*h di Gaza dan tiap 1 jam 2 ibu t3was."

Dirjen WHO, Tedros Ghebreyesus

Sebentar lagi, kita akan bertemu keluarga saat mudik. Di Gaza, ada 1 kakek kehilangan 16 anak cucunya dalam semalam. Ada ribuan anak melihat sendiri tewasnya orang tua mereka. Mau sungkem ke siapa? Mau mudik ke mana?

Di Uighur, umat Islam dilarang berpuasa. Anak sekolah, PNS, keluarga akan ditangkap bila ketahuan berpuasa.

Realita 2

Sudah Coba Berbagai Cara, Tapi Bukan Solusi Utama

Jalur Militer, gagal. Mesir, Yaman, Qatar, tak berhasil. Arab Saudi, diam saja.

Jalur Diplomasi, buntu. Tak ada sanksi dari PBB dan ICJ.

Jalur boikot, tak presisi. Ekonomi Isr**l makin tak bergantung merk-merk yang kita boikot.

Jalur donasi, macet. Bantuan dilarang masuk. Warga ditembaki saat ambil donasi. Terpaksa, warga Gaza “mengemis” langsung lewat DM-DM instagram ke Indonesia. Miris!

Realita 3

Mental “Nafsi-nafsi” atau Peduli Tapi Kurang Ilmu

Tak peduli karena:

  • Menganggap sholat dan puasa sudah cukup. Padahal, Allah SWT wajibkan kita untuk menolong mereka. 

Jika mereka meminta tolong pada kalian dalam (urusan pembelaan) agama, kalian wajib memberikan pertolongan.” Al-Anfal:72

  • Terjebak garis imajiner pembagian wilayah bangsa dan negara. “Yang penting di Indonesia aman.”

Peduli tapi kurang ilmu:

  • Mengandalkan lembaga dan organisasi yang sebenarnya “boneka” zionis. Seperti “korban” yang justru minta tolong pada “pelaku”.
  • Merasa sudah cukup dengan boikot, donasi, orasi. Ini sudah bagus. Tapi, sampai kapan? Tanpa strategi, secara sunnatullah kita takkan menang.

Kenapa segala upaya seolah tak ada hasilnya?

Karena kita lupa satu hal, yaitu ILMU

Ilmu Pembebasan Baitul Maqdis

Tanpa ilmu, maka serangan politik, militer, boikot, maupun donasi takkan mampu membebaskan Baitul Maqdis. Umat Islam perlu kuat dalam pemahaman tentang Baitul Maqdis. 

“…Sebab, begitulah yang dilakukan oleh Rasulullah SAW dalam menyiapkan para Sahabatnya. Agenda pembebasan Baitul Maqdis yang telah dirancang di masa Nabi, dilanjutkan masa Abu Bakar ash-Shiddiq RA, akhirnya membuahkan hasil –atas izin Allah– di masa ‘Umar bin Khaththab RA.”

Prof. Dr. Abd-el Fattah el-Awaisi, Pakar Pembebasan Baitul Maqdis

Lalu, Bagaimana Solusinya?

Bebaskan Baitul Maqdis sesuai petunjuk Rasulullah SAW. Kita perlu mengenal (ma’rifah) Baitul Maqdis dari sosok yang kompeten. Kabar baiknya, solusi ini sudah sangat dekat dengan kita.

Ada 3 Kabar Baik untuk Anda

Tanda-tanda Kemenangan Makin Nyata

Dalam surah al Isra: 7 ada 3 tahap kehancuran zionis

Tahap Pertama: “..Aku kirimkan orang untuk merusak citramu…”

Saat ini, citra Israel sudah rusak di mata dunia. Bahkan, orang-orang Barat pun mendukung pembebasan Baitul Maqdis. Tahap 1 sudah terjadi. Sebentar lagi, masuk tahap 2 dan 3. Jatahnya kita (Ustadz Husein, 12 Tahun Menjadi Jurnalis Gaza)

Ternyata, ada “Roadmap”nya

Setelah riset 35 tahun, ternyata ada formula step by step pembebasan Baitul Maqdis

Bocoran: Berdasar pertimbangan Prof. Abd el-Fattah, tempat terbaik persiapan pembebasan adalah di Indonesia, insha Allah.

Alhamdulillah, Kami Siapkan Event Spesial untuk Anda

Untuk membebaskan Baitul Maqdis dalam rangka merebut kembali kejayaan Islam, kita perlu komitmen tinggi. 

Kami hadirkan event spesial di mana dalam event ini, kita bisa BELAJAR LANGSUNG dengan ULAMA yang memahami Roadmap Pembebasan Baitul Maqdis. Yang prediksi dan strateginya seputar Baitul Gaza, berkali-kali terbukti.

Memperkenalkan Saladin Camp

Membedah “Roadmap” Pembebasan Baitul Maqdis dan Bagaimana Kita Ambil Peran Strategis